Buktinya, hari ini, Kamis (10/4/2008), PDIP ikut memperingati 100 tahun Buya Hamka di Hotel Bumikarsa, Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta.
Lewat sayap organisasi PP Baitul Muslimin, PDIP akan mengisi peringatan tersebut dengan simposium. Sejumlah pengurus DPP PDIP seperti Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Taufiq Kiemas dan Sekjen Pramono Anung dijadwalkan akan hadir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan ini sangatlah menarik karena Hamka adalah lawan politik Soekarno, yang notabene tokoh panutan PDIP. Hamka bahkan pernah dipenjara pada era Soekarno tanpa pengadilan.
Tidak diketahui alasan pemenjaraan itu. Tetapi kala itu, Hamka menjadi salah satu orang yang menentang prinsip Demokrasi Terpimpin Soekarno. Namun penjara tidak membuat hati mantan Ketua MUI itu mati. Tatkala Soekarno wafat, Hamka menjadi imam salat jenazahnya. (gah/aba)










































