"Salah satu tugas saya adalah mempersiapkan audit RSHJ oleh BPKP agar tercipta manajemen rumah sakit yang accountable dan transparan," kata Direktur RS Haji Dr Mulya Mulya A Hasjmy kepada wartawan, Jakarta, Rabu (9/4/2008).
Mulya menjelaskan, dirinya diberikan waktu selama 3 bulan untuk memimpin RS Haji sesuai dengan kesepakatan dalam rapat yang dipimpin Wapres Jusuf Kalla pada 3 April 2008 lalu.
"Saya diberikan waktu tiga bulan untuk melakukan pembenahan itu. Dan saya ini bukan istilahnya direktur versi Depkes," imbuhnya.
Untuk mengaudit, Mulya berharap semua dokumen yang berhubungan dengan keuangan rumah sakit dapat dikumpulkan. Termasuk sejumlah dokumen yang sempat raib dan 2 kendaraan operasional yang sampai saat ini belum dikembailkan.
"Kami juga mempersilakan KPK jika ingin melakukan penyelidikan sepanjang sesuai prosedur," jelasnya.
Selain itu, Mulya juga menyambut baik kepada karyawan yang sempat mogok kembail lagi ke pekerjaannya. "Saya hargai itu, nggak usah takut," tuturnya.
Dalam kepengurusan yang baru, Dr dr Sutoto Mkes diangkat sebagai Wakil Direktur Pelayanan dan SDM. Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan RS Haji kini dijabat Dra Delyana Bangun MM. (ary/fay)











































