Kronologi Penangkapan Al Amin

Kronologi Penangkapan Al Amin

- detikNews
Rabu, 09 Apr 2008 14:27 WIB
Jakarta - Anggota DPR Al Amin Nasution ternyata sudah lama menjadi incaran KPK. Namun KPK menunggu saat yang tepat untuk menangkap basah politisi PPP itu.

"(Al Amin Nasution) sudah diincar sejak (KPK) masih berkantor di Jalan Veteran," ungkap sumber detikcom di KPK, Rabu (9/4/2008).

Untuk diketahui, KPK baru pindah ke kantor yang sekarang di Jl HR Rasuna Said, pada Agustus 2007 pada saat KPK masih diketuai Taufiqurrahman Ruki. Pergantian pimpinan baru terjadi akhir Desember 2007.

"Saat itu, (pimpinan) bilang, pasti kena ini orang," kata sumber itu menyebut pernyataan salah seorang pimpinan KPK yang lama itu.

Perhatian KPK kembali terfokus ke suami pedangdut Kristina itu ketika Kabupaten Bintan mulai ribut meminta pengalihan status hutan lindung dengan melobi Komisi IV DPR di mana Al Amin Nasution menjadi salah satu anggotanya. KPK kemudian melakukan surveilance terhadap Al Amin dan pejabat Bintan termasuk Sekda Azirwan.

Surveillance-nya meliputi penyadapan? "Ya, iyalah. Nggak sia-sia KPK memiliki peralatan itu," kata sang sumber.

Saat Azirwan tiba di Jakarta Senin 7 April lalu, KPK menguntitnya. Diketahuilah Azirwan dan 2 ajudannya menginap di Hotel Ritz Carlton.

Awalnya, KPK memperkirakan pertemuan Azirwan dengan Al Amin pada Senin siang itu. Sejumlah penyidik dan personel brimob sudah dipersiapkan untuk menggerebek. Namun ternyata transaksi untuk memuluskan upaya pengalihan status hutan lindung itu belum terjadi Senin siang itu.

Lalu, Selasa 8 April, KPK terus mengamati tindak tanduk Al Amin dan Azirwan. Al Amin mengikuti rapat di Komisi IV pun terus diamati. Sejumlah personel brimob yang diperbantukan di KPK pun disuruh standby di Hotel Ritz Carlton yang terletak di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, itu sejak siang.

Menginjak malam, barulah mulai muncul informasi bahwa Al Amin akan bertemu dengan Azirwan di hotel tersebut. Al Amin datang sebelum tengah malam dengan mengendarai mobil BMW warna hitam.

"Pertemuannya di semacam bar. Mereka nggak sadar ada kamera memperhatikan mereka," ujar sumber detikcom yang lain.Lalu setelah dipastikan terjadi transaksi, KPK yang mengerahkan penyidik dan personel brimob sebanyak 5 mobil itu menggerebek. Ditemukanlah uang senilai Rp 71 juta itu. Mereka semua digiring ke kantor KPK. Mobil BMW yang dibawa Amin dan mobil Hyundai Trajet warna biru yang dibawa Azirwan turut diamankan.Β 
(aba/fay)


Berita Terkait