Massa yang mengatasnamakan Asmarin (Aspirasi Masyarakat Independen) datang dengan menggunakan sekitar 10 bus ke Kantor KPUD Jateng, Jalan Veteran, Rabu (9/4/2008). Aksi sempat tertunda beberapa saat, karena mereka menunggu seluruh rombongan tiba.
Rombongan pendemo disambut puluhan anggota polisi yang langsung membuat pagar betis di pintu lobi. Akibatnya, massa yang membawa sejumlah poster itu pun hanya bisa berorasi di halaman dan tangga menuju pintu lobi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah bernegosiasi dengan polisi, 10 perwakilan warga diizinkan masuk. Mereka ditemui anggota KPUD, Hasyim Asyari.
"Kami tidak mau bicara hukum. Kalau benar KPUD adalah penyambung aspirasi kami, maka calon independen harus diakomodir. Kalau tidak, kami bisa datang dengan massa yang lebih besar," kata Ketua Asmarin,
Hasyim sempat menanggapi sebelum akhirnya disergah perwakilan pendemo. Dialog pun melebar kemana-mana. Warga mengancam akan menginap di KPUD sebelum tuntutan dipenuhi. Hingga pukul 13.30 WIB, pendemo masih 'menguasai' kantor KPUD. (try/djo)











































