Siswi SMK 9 Jakbar Rogoh Rp 400 Ribu untuk Aborsi

Siswi SMK 9 Jakbar Rogoh Rp 400 Ribu untuk Aborsi

- detikNews
Rabu, 09 Apr 2008 09:56 WIB
Jakarta - Seorang siswi SMK 9 Jalan Gedong Panjang, Jakarta Barat, Fitriani Arrazi alias Anny, nekat menggugurkan kandungannya. Anny hanya mengeluarkan Rp 400 ribu sebagai ongkos lelah untuk dukun.

Hal ini disampaikan Kokom (56), seorang dukun urut yang merupakan warga Mangga Besar XIII Dalam RT 11/8, Mangga Dua Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (9/4/2008). Kokom menerima ongkos 'terima kasih' ini dalam 2 kali pembayaran.

"Kalau sehari-hari praktiknya dukun urut biasa," ujar Kokom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kokom, dalam praktik aborsi dia cukup lima menit mengurut sekitar perut. Dan reaksinya dijamin langsung terasa 11 jam kemudian.

Kokom juga bisa datang langsung ke lokasi apabila dipanggil.

Meski Kokom mengaku baru pertama kali mengaborsi Anny, tetapi para saksi kepada polisi menjelaskan Kokom telah berpraktik bertahun-tahun.

"Tidak perlu dikasih obat-obatan. Langsung terasa hasilnya," kata janda yang mengenakan baju daster merah muda tersebut dengan polos.

Pijatan Kokom pun terbukti hasilnya. Setelah diurut lima menit, 11 jam kemudian Anny mengalami pendarahan. Dengan perut mulas dan sangat sakit, dia menuju kamar mandi dan mengeluarkan janinnya di kamar mandi tersebut.

Anny kemudian menelepon kekasihnya Suryadi (21) untuk menguburkan janinnya.

Suryadi kemudian meminta bantuan tetangganya Muji (23) dan Eko (25) agar membeli kain kafan dan kembang. Lalu menguburkan di tepi sungai yang berjarak hanya beberapa ratus meter dari rumah Anny.

"Masih kita selidiki keterlibatan dua orang tersebut. Apakah bisa terkena delik atau murni membantu karena tidak tahu kasus tersebut," kata Kapolsek Sawah Besar, Kompol Umar Suryafana di markasnya. (mly/mar)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini