"Pejabat yang datang ke acara seperti itu sering menganggap seremonial, yang penting hadir ke acara yang ramai untuk silaturahmi dan mengeratkan hubungan," kata pengamat politik dan kebijakan publik Andrinof Chaniago kepada detikcom, Rabu (9/4/2008).
Menurut Andrinof, para pejabat negara ini seharusnya menghadiri acara untuk memetik pelajaran. Apalagi acara tersebut dihadiri SBY yang konsentrasi dengan pesan-pesan yang sangat strategi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi wajar saja kalau marah," imbuh dia.
Andrinof menjelaskan, pejabat daerah cenderung hanya menyetor wajah dan meramaikan, bukan mengambil bekal. Selain itu sistem pemerintah otonomi daerah membuat kepala daerah merasa menjadi raja kecil.
"Dia menganggap pesan dan teguran pejabat yang lebih tinggi tidak punya pengaruhnya," ujar dia.
Menurut Andrinof, teguran SBY ini dapat memberikan sanksi moral bagi kepala daerah. "Sanksinya dia malu kemudian citra dia sebagai kepala daerah menjadi turun ," pungkas dia. (mly/nrl)











































