"Ini gaya yang asertif (apa adanya), bukan melanggar etika," kata Syafuan Rozi, pengamat politik dan kebijakan publik LIPI, kepada detikcom, Rabu (9/4/2008)
Menurut Syafuan, cara seseorang pemimpin juga dipengaruhi budaya asalnya. Contohnya SBY yang dari Jawa Timur yang bicara apa adanya. "Wajar kalau dari Jatim dan SBY kan juga tentara. Peneguran itu kan maksudnya baik supaya hubungan kerja menjadi lebih baik," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































