Dalam sebuah wawancara yang dipublikasikan koran The Australian Selasa (8/4/2008), penerima Nobel perdamaian ini mengatakan kemungkinannya untuk mengundurkan diri sebelum berakhir masa jabatannya.
Komentar Horta kemudian menyebar ke publik. Namun akhirnya Horta dalam wawancara di televisi Timor Leste memastikan dia akan kembali melanjutkan tugasnya sebagai Presiden.
Β
"Wartawan Australia menanyakan kepada saya jika saya ingin mengundurkan diri. Jadi saya mengatakan saya akan bicara dengan uskup dan mendengarkan orang-orang," kata dia dalam wawancara di Darwin," kata dia seperti dikutip AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Horta, jika satu hari dirinya merasa ingin berhenti, tentu akan menanyakan opini kepada uskup dan banyak pihak. "Saya tidak akan membuat keputusan sendiri," tegas Horta.
Sebelumnya Horta mengatakan kepada The Australian secara fisik sudah sembuh tetapi karena trauma pasca penembakan itu, dirinya mengatakan ingin mundur sebelum masa jabatanyan berakhir.
"Saya akan berpidato di parlemen ketika saya kembali dan saya tidak akan menjanjikan negara saya akan menjabat hingga masa jabatan selesai," kata dia. (mly/mly)











































