Disurati Panwas, Pemkot Semarang Enggan Copot Atribut Pilkada

Disurati Panwas, Pemkot Semarang Enggan Copot Atribut Pilkada

- detikNews
Selasa, 08 Apr 2008 18:22 WIB
Semarang - Meski telah disurati Panwas, Pemkot Semarang enggan mencopoti atribut cagub/cawagub Jawa Tengah yang terpasang di seluruh sudut kota.

Walikota Semarang, Sukawi Sutarip, mengatakan, pemberian izin pencopotan akan dilakukan jika atribut terpasang di sekolah atau tempat pendidikan dan tempat ibadah. Jika dipasang di tempat lain, Pemkot masih memberi toleransi.

"Kami sudah terima surat dari Panwas soal permintaan pencopotan atribut, tapi saat ini kami belum bertindak. Kami masih bisa menoleransi pemasangan atribut asalkan tidak di tempat ibadah atau sekolah," kata dia di Balaikota Semarang, Jalan Pemuda, Selasa (8/4/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sukawi mengaku tidak nyaman jika mencopoti atribut cagub/cawagub, karena dirinya sendiri juga menjadi salah satu kandidat. Dia khawatir pencopotan itu dinilai ambisi pribadi.

Cagub dari Partai Demokrat dan PKS ini menambahkan, pihaknya telah menerima laporan tentang adanya pencopotan atribut oleh sebuah LSM yang didampingi Panwas. Namun hal itu tidak membuatnya ikut-ikutan mencopot alat sosialisasi tersebut.

Pencopotan atribut secara simbolik dilakukan di Jalan Menteri Supeno, Senin (7/4) kemarin. Panwas belum bisa bertindak, karena terbentur aturan. Kewenangan pencopotan justru berada pada pemerintah setempat. (try/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads