Warga senang mendengar tertangkapnya Leonardo. Tetapi, dengan masih buronnya Usman dan Gunawan membuat sebagian warga was-was. Terutama yang terbiasa melintas di TB Simatupang, tepatnya di sekitar Plasa Pondok Indah III.
"Wah berarti masih ada yang ngincer dong. Masih takut. Kan baru satu yang ketangkap," kata Nila (26) warga Gandaria yang sehari-hari melintas di jalan tersebut, kepada detikcom, Selasa (8/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau melintas malam-malam, saya nggak berani pelan-pelan. Saya jalan cepat, kalau ada yang mau mepet saya langsung tarik gas," kata pengendara motor matic ini.
Demikian pula yang dialami oleh Khairudin (45), pengendara Nissan X-Trail. Karyawan bidang asuransi ini harus ekstrawaspada bila ada kendaraan yang mencurigakan baik roda dua atau roda empat.
"Biasanya ngikutin dulu. Nguntit. Saya mulai hafal. Kalau sudah begitu, saya kenceng dan pintu dipastikan sudah dikunci," kata khairudin.
Warga yang melintas berharap, aparat polisi dapat menggulung komplotan ranmor tersebut sesegera mungkin.
Agus Leonardo ditangkap polisi Polres Jaksel pada Selasa subuh. Dia tertangkap tangan dengan barang bukti sepucuk senpi jenis FN Bareta dan sebilah golok terhunus. (Ari/nvt)











































