Demikian kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal menanggapi kecaman Presiden Timor Leste Ramos Horta terhadap pimpinan TNI yang menolak meminta maaf atas pelanggaran HAM yang mereka lakukan.
"Saya ingat Pemerintah RI sudah menyatakan penyesalan atas kerusuhan di sana. Bahkan Pak Wiranto saat itu bilang secara moral bertanggung jawab atas yang terjadi di sana," kata Dino di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/4/2008).
Dino menegaskan, tindak lanjut Pemerintah RI atas penanganan kasus 7 tahun silam itu akan berpatokan pada laporan hasil akhir dan rekomendasi Komisi Kebenaran dan Persahabatan (KKP). Hingga kini Presiden SBY belum menerima laporan dari komisi yang mandatnya berakhir 31 Maret lalu.
"Presiden masih perlu secara resmi menerima laporan dari KKP. Komentar presiden mungkin menunggu hasil akhir dan rekomendasi laporan itu. Semangat sama, yaitu tutup lembaran masa lalu dan melihat ke depan. Semangat itu kita harapkan ada di kedua pihak," jelasnya. (lh/aba)











































