"Musyawarah pimpinan nasional sudah putuskan untuk memberhentikan 7 orang yang terlibat dalam pemecehbelahan PKB. Nanti orang-orangnya kita umumkan dan akan kita reshuffle dalam kepengurusan baru. 7 orang inilah yg merusak stabilitas PKB bahkan DPR," kata Muhaimin alias Cak Imin kepada wartawan seusai menghadiri upacara pelantikan 14 dubes baru RI untuk negara-negara sahabat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/4/2008).
Cak Imin menjelaskan reshuffle kabinet PKB akan dilakukan pekan ini. "Satu dua hari ke depan ini. Kan saya sebagai ketua yang pilih mereka. Lalu Musyawarah Pimpinan juga sudah amanahkan saya untuk melaksanakan reshuffle. Artalita sudah pasti ganti. Yenni mungkin," ujar keponakan Gus Dur itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Cak Imin, surat fitnah yang dibawa oleh oknum yang mengaku Al Khairat itu digerakkan oleh tujuh oknum DPP tersebut. Karena itu, Cak Imin sangat yakin bahwa pemecetan terhadap 7 orang tersebut sudah seharusnya dan sesuai prosedur.
Apakah reshuffle juga akan dilakukan terhadap pengurus fraksi? "Nggak. Cuma di DPP, di fraksi Effendi Choirie (Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa) sudah nggak ada masalah," jelas Cak Imin.
Tujuh orang yang disebut-sebut akan dipecat Cak Imin itu adalah Sigid Haryo Wibisono, Artlayta Suryani (tersangka kasus suap kasus BLBI), Zannuba Arifah Chafsoh (Yenni Gus Dur), Aris Junaidi, Hermawi F Taslim, Ikhsan Abdullah, dan Moeslim Abdurrahman.
(lh/asy)











































