Anwar Ibrahim Ditemani 'Hamka' dalam Penjara

Anwar Ibrahim Ditemani 'Hamka' dalam Penjara

- detikNews
Selasa, 08 Apr 2008 12:25 WIB
Jakarta - Buya Hamka menempati posisi khusus di hati tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim. Semasa di penjara, Anwar mengaku ditemani karya Buya Hamka yang terkenal, Tafsir Al-Azhar.

"Al-Azhar bagaikan bintang utara bagi saya," katanya dalam sambutan pembukaan Seminar Nasional Peringatan 100 Tahun Buya Hamka di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2008).

Dengan Al-Azhar, Anwar mengaku tahu tujuan hidupnya. Hal itu sesuai dengan peran bintang utara sebagai petunjuk arah bagi nelayan di tengah laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anwar mengaku kenal dekat dengan sosok Hamka. Ia bersama Buya pernah pergi bersama ke Iran sebelum revolusi berlangsung.

"Setelah 3 hari di sana, Buya bilang ada tambah kasih ke saya," kenangnya.

Sosok Hamka, di mata Anwar, merupakan figur ulama yang lengkap. Selain ulama, Hamka adalah seorang novelis yang menelurkan karya Di Bawah Lindungan Kabah dan Tenggelamnya Kapal van Der Wijk.

Oleh karena itu, Anwar mengkritisi ulama saat ini yang tidak kreatif mencari media dakwah alternatif. "Sekarang tidak ramai ulama menganjurkan kita membaca novel," sindirnya.

Selain mengkritik, Anwar tak lupa memuji ulama Indonesia. Menurutnya ulama Indonesia toleran dan inklusif.

"Cara mereka menyangkal tidak memunculkan polemik atau wacana berkelanjutan. Misalnya antara M Natsir dengan Soekarno dulu," ujarnya.

Hal ini berbeda dengan di Mesir atau Malaysia. "Di Mesir selalu berpolemik. Kalau di Malaysia tidak berpolemik sama sekali," pungkasnya.

(gah/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads