12 Kapolsek itu dikumpulkan di Mapolres Jaksel, Jl Wijaya II, Jakarta, Senin (7/4/2008) malam ini. "Kami akui, tindak kejahatan di Jakarta Selatan memang cukup tinggi. Itu tidak mudah untuk memberantasnya," kata Kapolres.
Tindak kejahatan yang akhir-akhir ini mengkhawatirkan, seperti pencurian kendaraan motor yang kebetulan melibatkan 2 anak kecil sebagai korban di Tebet, pencurian di Ragunan, perampokan di Warung Buncit. "Dan tindak kejahatan lainnya," jelasnya.
Menurut Chairul, tingginya kejahatan ini tidak dipengaruhi rendahnya tingkat perekonomian warga. "Jika dibanding dengan Jepang, yang negaranya sudah maju dan ekonominya sudah mapan, di sana pun kejahatan masih cukup tinggi," jelasnya.
Chairul pun kini akan kembali menyusun strategi pencegahan kejahatan lebih jitu lagi.
(ary/ary)











































