Pecat Muhaimin, Niat Gus Dur Jadi Capres Akan Terganjal

Pecat Muhaimin, Niat Gus Dur Jadi Capres Akan Terganjal

- detikNews
Senin, 07 Apr 2008 21:25 WIB
Jakarta - Niat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghantarkan Ketua Dewan Syuro Abdurrahman Wahid alias Gus Dur sebagai calon presiden kembali bakal terganjal. Ditambah adanya konflik di tubuh partai ini, khususnya pemecatan Muhaimin Iskandar.

Dalam hasil penelitian Lembaga Survei Nasional (LSN) disebutkan, publik pesimis jika kondisi bangsa Indonesia bakal lebih baik jika pemilu akan datang dimenangi partai yang berlambang bola dunia dan sembilan bintang. "Publik pesimis keadaan ekonomi akan lebih baik jika PKB yang menang," kata Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S Bakry di Jakarta, Senin (7/4/2008).

Dari data LSN hasil penelitian terhadap 2178 responden dengan metode sampel multistage random sampling di 33 provinsi disebutkan, 23,8 persen publik lebih percaya keadaan ekonomi lebih baik jika PDI Perjuangan menang di pemilu 2009.

23,7 persen publik percaya jika Partai Golkar yang menjadi pemenang. Sedangkan, partai pendukung pemerintah, yakni Partai Demokrat hanya memperoleh kepercayaan sebesar 15,7 persen.

Sementara , PKS sebesar 12,7 persen, PAN 9,1 persen, PPP 8,7 persen dan PKB 8,2 persen. "Ini ganjalan bagi PKB, apalagi ada konflik di tubuh partai ini dan kemungkinan perpindahan ke partai lain," jelas Umar.

Di sisi lain, lanjut Umar, peta dukungan dan konstituen PKB masih terkonsentrasi di Jawa Timur. "Di Jawa Timur hampir mencapai 50 persen, sedangkan di Jawa Tengah, Jogyakarta, Jawa Barat dan Banten sekitar 10 hingga 20 persen. Artinya PKB masih lokal," imbuhnya.
(zal/ary)


Berita Terkait