Dubes Belanda-Ormas Islam Dialog Film Fitna di Muhammadiyah

Dubes Belanda-Ormas Islam Dialog Film Fitna di Muhammadiyah

- detikNews
Senin, 07 Apr 2008 15:05 WIB
Jakarta - Duta Besar Belanda Nikolaos van Dam berdialog dengan perwakilan ormas Islam Indonesia dan perwakilan negara-negara Islam terkait kontroversi film Fitna.

Acara dialog digelar di kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (7/4/2008).

Turut hadir dalam acara itu Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua MPR Hidayat Nurwahid, dan Ketua MUI Amidhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu hadir juga perwakilan dari negara Saudi Arabia, Maroko, Mesir, Iran dan Turki.

"Di Belanda tidak ada sensor. Itu sebabnya mengapa pemerintah Belanda tidak dapat mengeluarkan larangan atas film itu sebelumnya. Jadi kita tidak dapat melarang sesuatu yang isinya belum diketahui," kata Nikolaos yang membacakan teks dalam Bahasa Indonesia.

"Bagi mereka yang mempunyai kritik terhadap doktrin-doktrin agama tertentu, mereka mempunyai hak untuk mengungkapkannya. Hanya pengadilan saja yang dapat menentukan apakah ada pelanggaran hukum setelah pendapat diungkapkan," lanjut dia.

Menurut Nikolaos, pemerintah Belanda sangat menyesal bahwa Wilders memutuskan untuk meluncurkan film ini.

"Film ini tidak mempunyai tujuan apa pun kecuali untuk menginjak-injak perasaan orang," kata Nikolaos. (aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads