Pesan di atas ia sampaikan dalam pengantar pengarahannya sidang kabinet paripurna di Kantor Sekretariat Negara, Jl Majapahit, Jakarta, Senin (7/4/2008).
"Dibenarkan bila saudara-saudara hendak melaksanakan aktifitas politik terkait dengan keberadaan saudara sebagai fungsionaris atau pimpinan partai politik. Tapi jangan terlalu gasik (awal--red), masih ada waktu setahun menuju April (bulan dilaksanakannya Pemilu 2009)," ujar SBY.
Namun sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, SBY mengingatkan ada kewajiban moral dan politik yang harus dipertanggungjawabkan ke rakyat yang telah memberikan amanah pada pemerintah, yaitu memastikan bahwa seluruh program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan tetap sukses.
"Saya minta agar dalam menggunakan waktu kita yang terkait politik praktis itu secara proposional. Tetap utamakan tugas negara," tegas SBY.
Sejumlah anggota Kabinet Indonesia Bersatu, tercatat sebagai petinggi Partai Politik. Seperti Wapres Jusuf Kalla (Ketum DPP Partai Golkar), Menkop UKM Suryadharma Ali (Ketum DPP PPP) dan Meneg PP Meutia Hatta (Ketum DPP PKPI). Sementara di daerah, mayoritas Kepala Daerah adalah kader parpol. (lh/aba)










































