Â
"Wah jangan sampai ada puting beliung. Habis kita," kata Suheri (33), warga Jalan Iswahyudi, Kalidoni, Palembang, Minggu (6/4/2008).
Â
Kecemasan ini cukup wajar. Sebab pada Sabtu 5 April 2008 dini hari, sekitar 60 rumah di kawasan Desa Perambahan Kelurahan Cinta Manis Lama, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, porak-poranda disapu angin puting beliung. Angin yang bertiup kencang itu bak serangan fajar. Sebab datang di saat penduduk sedang terlelap dalam tidur masing-masing.
Â
Meskipun tidak ada korban jiwa, tercatat 6 rumah hancur, 20 rusak berat, dan 34 rusak ringan. Diperkirakan 66 kepala keluarga (KK) atau sekitar 150 jiwa lebih kehilangan tempat tinggal.
Â
Sementara posisi Palembang hampir sama dengan Banyuasin yakni mendekati pesisir timur Sumatera, yang rentan diserang angin puting beliung. (/nvt)











































