"Hidup Gus Dur! Hidup Muhaimin!" teriak para demonstran itu menghampiri gerbang masuk Kantor DPP PKB, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Sabtu (5/4/2008) pukul 20.00 WIB.
Para demonstran yang dipimpin koordinator lapangan bernama Anton itu mengaku meminta pimpinan PKB menghormati hasil Muktamar PKB Semarang yang mengukuhkan Gus Dur atau Abdurrahman Wahid sebagai Ketua Umum Dewan Syuro dan keponakannya, Muhaimin Iskandar, sebagai Ketua Umum Dewan Tanfidz.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kehadiran para pengunjuk rasa ini sepertinya tak diundang. Sejumlah keamanan kantor PKB itu segera menggembok gerbang, mencegah mereka masuk ke halaman kantor PKB.
"Kami di sini menyampakan aspirasi kami pendukung muktamar. Massa ada tamu, nggak dibukakan pintu," kata koordinator lapangan, Anton, berorasi.
Sementara itu, rapat pleno Dewan Tanfidz dan Dewan Syuro belum kunjung dimulai. Ketua Umum Dewan Syuron Gus Dur, Ketua DPW PKB DKI Jakarta Moeslim Abdurrahman, Sekjen DPP PKB Yenny Wahid terlihat sudah hadir. (aba/aba)











































