"Namun kami tidak dapat memastikan. Bisa saja ini sudah berlangsung lebih lama namun baru ketahuan sekarang," kata Kapolsek Tapung, Kabupaten Kampar, AKP Julian Iskadar dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (5/4/2008).
Kasus pencabulan tujuh siswa SD ini dilakukan guru Olaraga Selamat (35) yang mengajar di SDN Desa Desa Indrapuri, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau. Menurut Kapolsek, kasus pencabulan ini terbongkar atas perhatian sejumlah guru wanita di sekolah tersebut.
Â
Para guru wanita itu melihat sesuatu yang aneh belakangan ini. Para murid perempuan di kelas enam, banyak yang murung saat belajar. Para murid banyak yang berubah menjadi pendiam.
Â
"Dari sana, para guru lainnya terus membujuk muridnya untuk menceritakan gerangan apa yang terjadi. Salah satu murid mengaku sudah sering dipegang-pegang kemaluannya oleh guru olahraganya. Dari sanalah terbongkar perbuatan bejat tersangka," kata Julian.
Â
Hasil pemeriksaan sementara saat ini hanya ada tujuh murid, 3 di antaranya murid laki-laki yang menjadi korban pelecehan seksual. Bukan tidak mungkin masih ada korban lainnya yang belum mau mengaku.
Â
"Tapi setelah kita mintai keterangan kepada murid-murid perempuan itu, mereka mengaku hanya diraba payudara dan kemaluan mereka. Artinya, belum ada yang sampai dipaksa untuk menyerahkan kehormatannya," kata Julian. (cha/djo)











































