"Saya merasa, bukan masalah wanita atau pria untuk mempunyai anak. Itu adalah kebutuhan manusia. Saya seseorang yang punya hak mempunyai anak biologis," ujar Beatie di acara talkshow paling populer itu, seperti dilansir AFP, Sabtu (5/4/2008).
Selain dalam talkshow, Beatie juga menjadi perdebatan dalam sejumlah media massa di AS. Seperti di majalah gay The Advocate. Dalam artikel yang berjudul 'Labour of Love' bulan Maret 2008 lalu, Beatie curhat pengalamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tulisan tersebut mendapat dukungan maupun cacian dari para pembaca. Seperti aktivis transgender Robert Haaland. Dia percaya sebagian besar warga AS nyaman dengan kehamilan Beatie ini.
"Kehamilan Beatie adalah cara keluarga Beatie, memilih menggunakan alat reproduksi yang tersedia. Sebagian warga AS tahu itu," tulis Haaland di majalah gay itu.
"Serius! Betapa egoisnya Beatie. Dia tidak memungkinkan untuk menyusui. Padahal sangat penting memberikan nutrisi yang baik bagi anak Anda," tulis pembaca lain.
Beatie memutuskan untuk hamil ketika istrinya Nancy menjalani operasi pengangkatan rahim karena endometriosis yang sangat parah. Beatie sudah menjalani operasi konstruksi dada dan terapi testosteron, namun masih mempertahankan organ reproduksi wanitanya. Saat hamil, Beatie pun menghentikan terapi testosteronnya. (nwk/gst)











































