Pemilik nama lengkap Glenn Fredly Deviano Latuihamallo tersebut digaet promotor besar Belanda, Jatra Enterprise, untuk konser di beberapa tempat di Negeri Kincir Angin. Didukung KBRI, Glenn sekaligus mempromosikan Tahun Kunjungan Indonesia 2008 (VIY2008).
Tur diawali di Appeldoorn, lalu Nijmegen dan Jumat (4/4/2008) malam ini di Paard van Troje (Kuda Troya) Den Haag, sebuah pusat hiburan representatif di ibukota Belanda itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebijakan dan tradisi Paard van Troje sejak didirikan pada 1972 hingga sekarang tetap tidak berubah, yakni mengutamakan kualitas daripada komersial. Sehingga siapa yang tampil di sana itu sekaligus pengakuan atas kualitasnya.
"Saya datang ke Belanda ini memenuhi undangan tour dari Jatra Enterprise. Ini baru pertama kali saya tour ke luarnegeri dengan promotor profesional," ujar Glenn dalam bincang-bincang dengan detikcom di Ruang Nusantara KBRI Den Haag, Selasa (1/4/2008) lalu. Selain detikcom, Glenn juga diantre para wartawan dari enam media Belanda.
Menurut Glenn, sebelumnya kalau dia diundang ke luarnegeri itu biasanya pengundangnya pelajar, masyarakat atau KBRI.
"Buat saya ini merupakan kesempatan yang sangat luarbiasa untuk bisa bekerjasama dengan promotor internasional seperti Jatra. Soalnya, mereka bekerja berdasarkan survei dan memiliki sistem data yang dikelola profesional juga," tambahnya.
Dikatakan, bahwa hubungannya dengan Jatra diharapkan nanti bisa berlanjut ke dalam kerjasama jangka panjang. "Terutama karena saya ada rencana merilis album versi bahasa Inggris. Mereka akan mendukung dengan jaringannya, promosi dan distribusi," demikian Glenn.
Nyong Ambon yang lahir pada 30/9/1975 itu memuji sistem kerja Jatra yang sangat profesional, disiplin, dan semua serba tepat waktu. Dia sebelumnya mewanti-wanti musisi pendukungnya mengenai kultur promotor Barat seperti Jatra itu, agar mereka siap dan tidak shock.
Untuk tur ke Negeri Londo ini Glenn diperkuat timnya sendiri dari Jakarta: Harry Anggoman dan Kena Lango (kibord), Bonar (bas), Rayendra Sunito (drum), Philip Prayogo Tjahjadi alias Pepey (gitar), dan Ekky Manuputty (saxofon). Kecuali Ekky, warga negara Belanda, yang dicomotnya saat dia main di Jakarta.
Keterangan Foto:
1. Gedung Paard van Troje di jantung kota Den Haag
2. Poster Glenn Fredly yang diedarkan di Belanda
3. Suasana di dalam Paard van Troje (Sumber foto: Jatra, Versidee, Paard van Troje)
(es/es)











































