Mega masih menunggu dua kali rapat kerja nasional. Dari rapat itu baru diambil keputusan siapa pasangannya.
"Wacana saya mau disanding-sanding itu, saya kira tunggu saja dengan sabar. Karena saya pun menjadi capres dari PDIP bukan atas kehendak sendiri," kata Mega.
Hal itu dia sampaikan dalam jumpa pers usai memberi pengarahan kepada kepala daerah yang berasal dari PDIP dan Ketua PDIP se-Jatim untuk memenangkan Pilgub Jawa Timur di Hotel Shangri-la, Jl Mayjen Sungkono, Surabaya, Jumat (4/4/2008).
Menurut Mega, dirinya dipilih sebagai capres atas aspirasi masyarakat PDIP yang disampaikan dalam rapat kerja nasional.
"Kita akan mengadakan dua kali rapat kerja nasional lagi. Sehingga tinggal di dalam rapat kerja itulah kemungkinan pasangan yang akan didampingi atau saya akan didampingi oleh siapa," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono disebut-sebut sebagai calon kuat pendamping Mega dalam Pilpres 2009. Agung diharapkan bisa menarik suara dari Golkar. (ziz/nrl)











































