Gudang Coca Cola Dirampok, Tangan Satpam Dibacok

Gudang Coca Cola Dirampok, Tangan Satpam Dibacok

- detikNews
Jumat, 04 Apr 2008 16:26 WIB
Jakarta - Aksi perampokan menimpa gudang penyimpanan milik Coca Cola. Gudang yang terletak di Jl Buncit Raya RT I RW V, Jakarta Selatan, itu disatroni 6 perampok.

"Saya tahu rame-ramenya sekitar jam 4.00 WIB pagi gitu. Pas datang ke warung saya. Pelakunya kira-kira 5-6 orang" ungkap saksi mata Isah (41) kepada wartawan di lokasi, Jumat (4/4/2008).

Dalam aksinya, para perampok menyekap 2 satpam dan 3 pekerja yang berada dalam lingkungan gudang. Satpam disekap di ruang pengamanan, sementara 3 pekerja diikat di musala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Salah satu satpam dibacok pangkal jarinya. Jarinya sampai mau putus. Sekarang katanya sudah dibawa ke rumah sakit," katanya.

Perampok datang lewat pintu depan dan langsung melumpuhkan satpam Fahrul (35) yang sedang berjaga di pintu depan. Mereka lalu menyekap karyawan yakni Hestu, Kurnadi, dan Sulaiman di musala.

Aksi perampok itu terlihat oleh satpam Noldi (28) yang saat itu sedang patroli keliling gedung. Sontak, ia pun langsung berusaha membekuk gerombolan perampok sendirian.

Perampok yang lain tidak tinggal diam. Crass, senjata tajam (sajam) yang dibawa pun menyabet tangan Noldi.

Noldi tidak berdaya. Akhirnya dia disekap bersama Fahrul hingga polisi datang ke lokasi.

Saat detikcom berusaha mengkonfirmasi perampokan tersebut langsung ke penjaga gudang, tak seorang pun yang berani buka mulut. Mereka mengatakan agar menanyakannya ke polisi.

"Tanya saja ke polsek Mas. Sudah ditanganin sama Polsek Pasar Minggu," kata seorang satpam.

Belum ada informasi resmi berapa kerugian akibat perampokan tersebut. Namun, informasi dikumpulkan detikcom, pencuri sukses menggondol Rp 50 juta.

"Diambil dari brankas di ruangan kasir," kata Isah.

Isah menambahkan, daerah sekitar lokasi perampokan memang rawan kriminalitas. Gudang tersebut sebelumnya sudah 2 kali disatroni maling. Namun mereka hanya mengambil minuman ringan saja.
(gah/nvt)



Berita Terkait