Jembatan Putus, Polisi Sulit Angkut Kayu Lelangan

Pasca Bentrok dengan RAPP

Jembatan Putus, Polisi Sulit Angkut Kayu Lelangan

- detikNews
Jumat, 04 Apr 2008 15:21 WIB
Pekanbaru - Niat polisi mengangkut kayu lelangan melalui jalan koridor PT RAPP mengalami kesulitan. Sebab sebuah jembatan yang menghubungkan jalan tersebut putus.

Hal itu dikatakan Kapolda Riau, Brigjen Sutjiptadi kepada detikcom, Jumat (4/4/2008) di Pekanbaru. Polisi menduga jembatan tersebut sengaja diputuskan oleh RAPP untuk menghalangi tugas kepolisian.
ย 
"Kalau kemarin mereka mengerahkan karyawan menghalangi petugas, kini mereka membuat cara yang baru lagi dengan membongkar jembatan. Ini salah satu upaya mereka menghalangi petugas untuk mengeluarkan kayu hasil lelang," kata Sutjiptadi.
ย 
Sutjiptadi mengakui, kendati RAPP punya hak atas jalan tersebut, namun bukan berarti mengusai sepenuhnya. Bagaimanapun RAPP sendiri selama ini juga menggunakan jalanย  negara.

"Akibat pemutusan jembatan di jalan koridor RAPP itu, sekarang personel kita tidak bisa masuk dan keluar lokasi penyimpanan kayu. Kita akan usut siapa yang memerintahkan membongkar jembatan itu," tegas Sutjiptadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sutjiptadi menegaskan, dalam masalah ini polisi tidak memihak pada siapaun, termasuk perusahaan pemenang lelang kayu CV Gunung Mas. Posisi polisi tetap netral.

"Kami mengamankan proses pengambilan kayu itu, berdasarkan putusan lelang yang sudah mendapat izin dari pengadilan. Kami tidak memihak siapapun dalam masalah ini. Pemenang lelang hanya meminta kami untuk membantu mengambil haknya. Tentu saja permohonan dari masyarakat, harus kami layani. Apa lagi proses lelang sudah memenuhi prosedur yang berlaku." kata Sutjiptadi.
ย 
Humas PT RAPP, Nandik Supriyono ketika dikonfirmasi detikcom, mengaku belum mengetahui adanya pembongkaran jembatan yang dimaksud. "Saya belum tahu kalau ada pembongkaran jembatan itu. Saya akan periksa dulu," kata Nandik. (cha/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads