"Saya nggak apa-apa dan happy-happy saja. Zaman Gus Dur berkuasa, saya juga sering dituduh oleh orang besar dan menteri, ditembaki, apalagi Gus Dur tidak berkuasa. Saya yakin saya benar," kata Aris kepada detikcom, Jumat (4/4/2008).
Menurut dia, Gus Dur itu prinsipnya kuat dan tidak benar ada pembisik. "Wong Gus Dur diteriakin pakai sound system saja nggak mempan apalagi dibisiki. Mau dikasih duit dua truk, Gus Dur tetap saja mengkritisi. Jadi jangan selalu mencari kambing hitamlah," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Aris menilai alasan tim investigasi mengada-ada. "Gus Dur kok bisa diadu domba. Itu alasan dicari-cari. Gus Dur tidak sebodoh itu. Mas Sigid saja diminta mundur Gus Dur, dia legowo. Saya kira intimidasi, pemerasan itu tidak ada," lanjutnya.
Tim invesigasi DPP PKB bentukan Muhaimin Iskandar pada Kamis kemarin mengumumkan 7 orang yang dinilai telah membuat onar di PKB. Mereka ditengarai telah mengadu domba, mengintimidasi, maupun melakukan pemerasan. Pengumuman ini dibeberkan ketua tim investigasi Nursjahbani Katjasungkana di gedung DPR. Ke-7 orang itu antara lain adalah S, AJ, MA dan HT. (aan/nrl)











































