Sekitar pukul 04.00 WIB, Jumat, (4/4/2008), tinggal asap putih yang mengepul dari bangunan. Tercatat 105 petak rumah pemulung rata menjadi abu.
Memang sebagian bangunan di daerah ini adalah non-permanen, sehingga api pun dengan mudah berkobar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kampung yang kerap dirazia terkait narkoba oleh petugas ini, sebetulnya berdiri di atas tanah garapan. "Kami menduga ada sabotase. Katanya tempat ini akan dijadikan danau," tutur seorang warga.
Dan setelah bara-abar sisa pembakaran mendingin, mobil pemadam pun bergerak meninggalkan lokasi. Sementara warga mulai mengais sisa-sisa barang mereka.
(ndr/fiq)











































