"Usulan menggabungkan tiket busway dengan KRL, kami sudah sampaikan ke PT KA. Namun harus melalui kajian dulu," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Nurachman di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (3/4/2008).
Untuk tahap awal,penggabungan tiket KRL dan busway baru bisa dilakukan di koridor I (Blok M - Kota) dan II (Pulo Gadung - Harmoni). "Koridor I dan II memang memungkinkan, karena beberapa halte bisa jadi titik transfer, karena bersinggungan dengan stasiun KA," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk jangka panjang, Stasiun Jatinegara juga bisa dijadikan titik transfer, karena nantinya akan dilalui koridor XII (Tanjung Priok - Pluit). "Kalau Tanah Abang sulit, karena belum ada rencana busway lewat sana," sambung dia
Dengan sistem terpadu ini, penumpang KRL yang hendak berpindah moda ke busway cukup satu kali membeli tiket. Hal yang sama juga berlaku sebaliknya. Sayangnya sistem ini sulit diterapkan untuk KRL lingkar kota atau Ciliwung Blue-Line.
"Kalau kereta lingkar sulit, karena titik-titik pertemuannya tidak memadai," pungkas Nurachman. (rdf/nvt)











































