Hal itu disampaikan, Kepala Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Padang, Emrizal, kepada detikcom melalui telepon, Kamis, (3/4/2008). Menurutnya, puting beliung dan hujan es atau hujan sporadis berkemungkinan terjadi di Sumbar karena sejak Maret
hingga akhir April daerah ini memasuki musim pancaroba.
"Angin puting beliung ditandai dengan adanya awan besar bewarna hitam yang biasanya didahului hawa dingin, lalu akan terjadi angin kencang diiringi gerimis. Dalam beberapa saat saja, angin itu dapat saja menumbangkan pohon dan merubuhkan rumah," katanya.
Sedangkan hujan sporadis atau hujan es, kata Emrizal, berkemungkinan bisa muncul di daerah perkotaan yang vegetasinya kurang di seluruh Indonesia. Hujan es dapat turun pada saat pancaroba. (yon/djo)











































