Hal tersebut diungkapkan Humas RAPP, Troy Pantaw, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Kamis (3/4/2008).
"Kita tidak tahu menahu soal kuburan kayu itu. Dan kami tidak mungkin melakukannya. Kalau ada kayu, pasti dimanfaatkan karena persediaan bahan baku kami saat ini sangat sedikit," ujar Troy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menuju ke lokasi, harus melintasi jalan koridor PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP). Padahal jalan koridor ini selama ini boleh disebut tertutup untuk akses masyarakat.
Kuburan kayu itu dikelilingi areal Hutan Tanaman Industri (HTI) PT RAPP. Namun demikian, polisi belum berani menyimpulkan kalau tumpukan itu berada di perusahaan kertas RAPP .
(djo/nrl)











































