"Belum ada deal-deal politik apa pun antara Pak Akbar dengan yang lain, tapi dia senantiasa membuka diri dengan siapa pun," ujar orang dekat Akbar, Alfan Alfian, kepada detikcom, Kamis (3/4/2008).
Direktur Riset Akbar Tandjung Institute (ATI) ini menuturkan, Akbar tidak mempunyai musuh dengan politisi lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana dengan Presiden SBY? "Dengan Pak SBY juga tidak ada masalah, tidak ada suatu friksi politik yang tajam antara keduanya. Pada beberapa acara kenegaraan Pak Akbar diundang ke Istana dan beliau datang," pungkas Alfan.
Akbar dan Wiranto pernah bertarung di konvensi Partai Golkar menjelang Pilpres 2004. Wiranto menang namun kalah dalam Pilpres. Wiranto kini menjadi ketua umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).
(nik/nrl)










































