"Saya sudah syok banget. Badan sangat lemas. Yang terpikir cuma di culik," kata Adi di rumahnya, Jl Tebet Timur, Jakarta Sekatan, Kamis (3/4/2008).
Saat anak-anaknya tidak ada di rumah, sangat wajar bila Adi selalu terbayang-bayang wajah mereka. Diceritakan dia, Salma sedang senang-senangnya menggambar. Bahkan bocah itu sering menang dalam lomba mewarnai atau menggambar. "Benar-benar ngangenin," tuturnya dengan berkaca-kaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, ketika mendapat telepon dari sopir taksi bahwa anaknya sudah selamat, dia segera meluncur ke daerah Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur untuk menjemput anaknya. "Saya sangat bahagia. Kedua anak saya telah kembali," pungkas Adi. (asp/nvt)











































