"Saya minta kepada Yenni, Taslim, dan Moeslim Abdurrahman untuk tidak membawa masalah ini sampai ke grassroot. Karena ini urusan internal DPP," kata Muhaimin alias Cak Imin kepada wartawan di gedung DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (3/4/2008).
Masalah yang dimaksud Cak Imin adalah pendongkelan dirinya dari kursi ketua umum DPP PKB. Seperti diketahui, dalam rapat pleno gabungan beberapa waktu lalu yang hanya dihadiri sekitar 30 orang, Muhaimin diminta mundur dari kursi ketua umum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain meminta Yenni cs, Muhaimin juga meminta agar politik internal DPP ini tidak dibawa ke fraksi. Karena itu, Cak Imin sudah berkomunikasi dengan Ketua FKB Effendie Chorire agar masalah ini tidak diperpanjang.
"Saya kira perbedaan pendapat itu tidak perlu sampai ke fraksi. Karena itu urusan DPP. Saya sudah kontak Effendi supaya tidak diperpanjang perdebatan soal itu," tegas Muhaimin.
Saat ditanya mengenai sikap politiknya terkait hasil rapat pleno gabungan, Muhaimin mengaku saat ini masih belum memutuskan. "Kalau soal itu belum. Kalau investigasi hampir selesai. Nanti saya mau menerima laporan dari Bu Nursyahbani," kata dia. (asy/nrl)











































