"Peluang Akbar terbuka. Golkar kan belum menentukan pasti apakah Jusuf Kalla (JK) dicalonkan atau tidak. Jadi belum pasti," kata pengamat politik UI Maswadi Rauf kepada detikcom, Kamis (3/4/2008).
Menurut dia, peluang Akbar kecil di Pilpres 2009. "Kalau tidak konvensi kecil peluangnya. Tetapi tetap ada karena dianggap punya pengaruh dan kekuatan. Dia kan juga pernah menjadi ketua umum dan faksi Akbar juga masih ada," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kuat mana JK atau Akbar? "Belum tahu. Apa sebenarnya posisi yang diambil oleh JK. Apakah tetap menjadi wapres. Itu perlu ditanya ke Golkar. Saya duga Golkar tidak akan setuju. Kalau ada perbedaan, nanti terbuka bagi calon lainnya. Jika JK mengatakan terserah partai, maka JK bisa menjadi presiden," papar dia.
Setelah lengser dari kursi ketua umum Golkar, nama Akbar Tandjung tetap moncer karena berbagai aktivitasnya. Pada Sabtu 5 April nanti dia juga akan melansir website pribadinya di www.bangakbar.com. (aan/nrl)











































