"Rata-rata sebagian besar masih remaja. Sekitar 22 tahun ke bawah. Ada sebagian kecil ibu-ibu juga," ujar Kasatlantas Bandara Kompol Sutimin saat dihubungi detikcom.
Karena didominasi abege, Timin khawatir aksi akan anarkhis. Sebab biasanya, para remaja gampang tersulut emosinya. Meski demikian, hingga pukul 09.00 WIB, demonstrasi masih berlangsung kondusif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan dia, orang-orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Karyawan Pedagang Valuta Asing itu menuntut usaha karyawan di terminal II D dan E dikembalikan. Sebab sebelumnya ada relokasi yang membuat karyawan tidak terima.
Sebelumnya, PT Angkasa Pura II akan merelokasi 11 loket money changer di terminal II D dan E bagian kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Loket-loket tersebut selama ini dianggap merugikan para TKI yang menukarkan uangnya.
11 Loket tersebut akan dipindah ke lokasi setelah pemeriksaan customer (daerah publik) terminal D dan E bagian kedatangan. Relokasi dilakukan mulai mulai 1 April 2008. (nvt/ken)










































