Karyawan Money Changer Bandara Demo, 2 Lajur Pintu M1 Tertutup

Karyawan Money Changer Bandara Demo, 2 Lajur Pintu M1 Tertutup

- detikNews
Kamis, 03 Apr 2008 08:47 WIB
Jakarta - Ribuan orang turun jalan menolak relokasi tempat penukaran valuta asing (money changer) di Terminal II D dan E bagian kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menurut Briptu Yoka Mulyadi dari TMC, demo ini dilakukan di akses pintu M1 atau dikenal sebagai pintu barat bandara. "Yang demo menurut rencana 1.500 orang," katanya pada detikcom, Kamis (3/4/2008) pukul 08.30 WIB.

Saat ini peserta demo yang rata-rata remaja telah berdatangan. "Jalan menuju M1 ada 4 lajur. Saat ini 2 lajur digunakan unjuk rasa, 2 lajur untuk lalu lintas kendaraan," ujar Briptu Yoka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Angkasa Pura II akan merelokasi 11 loket penukaran valuta asing (money changer) di terminal II D dan E bagian kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Loket-loket tersebut selama ini dianggap merugikan para TKI yang menukarkan uangnya.

11 Loket tersebut akan dipindah ke lokasi setelah pemeriksaan customer (daerah publik) terminal D dan E bagian kedatangan. Relokasi dilakukan mulai mulai 1 April 2008.

"Selama ini, pengelola usaha valuta asing di terminal D dan E patut diduga merugikan dan mengganggu kenyamanan para TKI dalam melakukan penukaran mata uang," ujar Corporate Secretary PT Angkasa Pura II, Sudaryanto dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (1/4/2008).

Alasan lain relokasi money changer tersebut, menurut Sudaryanto adalah pertimbangan kelancaran pelayanan dan operasional di terminal.

"Seringnya proses transaksi di luar loket money changer oleh petugas resmi maupun tidak resmi dari money changer, menambah kepadatan area kedatangan sehingga pengguna bandara mengalami hambatan dalam arus perjalanan ke luar terminal," papar Sudaryanto.




(nrl/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait