Demo ExxonMobil, Mahasiswa Gagal Temui Menteri ESDM

Demo ExxonMobil, Mahasiswa Gagal Temui Menteri ESDM

- detikNews
Rabu, 02 Apr 2008 17:00 WIB
Semarang - Rencana awalnya, puluhan aktivis Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mendemo Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro yang tengah menghadiri peluncuran kartu kendali. Mereka kecewa, karena sang menteri telah pergi.

Acara peluncuran kartu kendali berlangsung sukses dan meriah di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (2/4/2008). Dengan leluasa, Menteri ESDM memberi sambutan, meninjau stan hemat energi, bernyanyi, dan bahkan menerima pin dari artis Luna Maya.

Pendemo datang saat Purnomo meninggalkan lokasi acara. Akhirnya, puluhan aktivis LMND yang datang dengan kawalan polisi hanya bisa berteriak-teriak meminta ExxonMobil dinasionalisasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut pendemo, pendapatan ExxonMobil mencapai 40,3 miliar dolar per tahun atau hampir Rp 400 triliun. Hal itu berseberangan dengan kondisi 100 juta lebih penduduk Indonesia yang hanya berpendapatan di bawah Rp 18 ribu per hari.

"Itu ironi. Karena itu, Exxon harus dinasionalsiasi. Hasilnya, dialihkan ke program pendidikan gratis," kata Ketua Wilayah LMND Jateng, Darmawan Iskandar.

Para pendemo tak bisa memasuki kantor gubernur, karena adanya pengawalan. Tampaknya, pejabat Pemprov tak ingin 'bekas' lokasi acara peluncuran kartu kendali dijadikan ajang demonstrasi.

Usai berorasi, pendemo meninggalkan kantor gubernur dan long march ke pusat kota, Kawasan Simpang Lima. Mereka menyebar selebaran yang bertajuk "surat terbuka kepada Exxon dkk" dan mengakhiri aksinya dengan tertib. (try/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads