Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat (Sumbar), Rosnini Savitri, di Kantor Dinkes Sumbar, jalan Perintis Kemerdekaan, Rabu (3/4/2008). Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala RS. M. Djamil Suchyar Iskandar dan Kepala Dinas Peternakan Sumbar, Edwardi.
"Dua pasien lainnya, Etriani dan Asyifa masih belum diketahui hasil tes sampel darahnya karena masih belum dikirim dari Jakarta," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Rosnini mengatakan, pihaknya berharap warga Sumbar untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus flu burung. Dalam 3 tahun terakhir, terdapat 59 kasus suspect flu burung yang dirawat di RS M Djamil dengan 4 orang positif dan 1 di antaranya meninggal dunia.
Alifa Konza, merupakan pasien suspect flu burung pertama yang dirawat RS Djamil sepanjang 2008 ini. Selanjutnya Etriani (29 tahun), perawat Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi dan terakhir Asyifa (21 bulan) yang masuk RS. Djamil pada Selasa 2 April. (yon/djo)











































