Menurut pakar keselamatan penerbangan asal Australia, Profesor Ed Galea, duduk dekat pintu keluar darurat (emergency exit) bisa menyelamatkan nyawa Anda saat terjadi kecelakaan pesawat.
Galea telah mempelajari sekitar 105 kecelakaan pesawat dan laporan 2 ribu orang yang selamat. Dari penelitiannya itu, Galea menemukan, mereka yang selamat duduk di dalam tujuh baris dari emergency exit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang wanita yang selamat dari kecelakaan pesawat, Mercedes Johnson mengaku duduk di dekat exit telah menyelamatkan jiwanya ketika pesawat American Airlines yang dinaikinya jatuh di pegunungan Colombia pada tahun 1995 silam.
Dikatakan Johnson, dirinya merupakan satu di antara empat orang yang selamat dari musibah yang menewaskan 159 orang itu.
"Lokasi tempat kami duduk adalah di atas sayap yang dekat dengan barisan exit. Saya pernah mendengar bahwa barisan itu merupakan salah satu area paling aman untuk duduk," kata Johnson dalam program televisi BBC, The Survivor's Guide to Plane Crashes.
Menurut majalah Popular Mechanics, semakin jauh Anda duduk di bagian belakang pesawat, semakin besar peluang Anda untuk selamat. Kesimpulan itu dibuat setelah melakukan riset mendalam atas semua kecelakaan pesawat komersial AS dalam 37 tahun terakhir.
Dengan mempelajari data jatuhnya pesawat dari 20 kecelakaan, majalah itu menemukan bahwa para penumpang di bagian belakang pesawat 40 persen lebih mungkin selamat daripada mereka yang duduk di beberapa baris lebih depan.
Namun menurut pakar penerbangan lainnya, Profesor Helen Muir dari Inggris, tempat duduk tak perlu dipersoalkan.
"Itu (kecelakaan) peristiwa yang tak bisa diduga, jadi Anda tak akan pernah tahu apakah akan terjadi kecelakaan saat pendaratan atau apakah Anda akan mengalami kebakaran di salah satu mesin. Dan ini artinya, kita tidak bisa bilang di mana tempat duduk yang paling baik," tandas Prof Muir.
(ita/nrl)











































