Tolak Bayar Tiket Diskotek, Intel Pukul Satpam

Tolak Bayar Tiket Diskotek, Intel Pukul Satpam

- detikNews
Rabu, 02 Apr 2008 15:11 WIB
Jakarta - Penganiayaan oleh oknum polisi di diskotek kembali terjadi. Dengan mengaku sebagai anggota intelijen khusus (Intelsus) Polri, 9 orang menolak membayar tiket saat masuk ke Diskotek Marimba Hotel Sentral, Jl Pramuka Kav 63/64 Jakarta Pusat pada 1 April 2008 pukul 00.30 WIB.

Berdasarkan data Reskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (2/4/2008), salah satu satpam diskotek, Taufik Saleh, dipukul oleh Bripda Daud Nasatekai.

Malam itu, Daud bersama 8 rekannya menolak membayar tiket masuk diskotek Marimba. Mereka ngotot masuk tanpa mau menunjukkan identitas keanggotaannya di Polri. Daud sempat ditegur oleh satpam Taufik Saleh tetapi tak dihiraukan. Pengunjung diskotek pun sempat dibuat resah akibat insiden ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Taufik lantas menelepon anggota piket Provost Restro Jakarta Pusat. Tak lama pihak provost tiba di lokasi dan berusaha mengamankan Daud. Karena dalam pengaruh minuman keras, Daud tidak bisa dimintai identitasnya oleh provost. 8 Rekan Daud memilih melarikan diri.

Saat diperiksa malam itu juga, Daud tidak memberikan keterangan dengan benar alias berbelit-belit. Daud bahkan melawan saat akan dibawa ke Polres Jakarta Pusat. Malah Daud berusaha kabur dan memukul Taufik.

Tak senang dengan kejadian itu, Taufik melaporkannya ke SPK Polres Jakarta Pusat. Agar kasus ini berakhir damai, Daud harus ke SPK untuk membuat surat pernyataan.

Beberapa saksi yang melihat kejadian tersebut adalah Briptu Made, Briptu Toni Ardiansyah, Bripda Candra, dan sekuriti diskotek lainnya, Azwar Rachman. (ziz/nrl)


Berita Terkait