Dalam waktu dekat, bayi malang tersebut akan segera dioperasi. Sebelumnya, tim dokter RS Dr Sardjito akan melakukan operasi pada hari ini, Rabu (2/4/2008), namun batal. Rencananya operasi akan dilakukan pada Kamis 3 April di Gedung Bedah Sentral Terpadu (GBST) RSU Dr Sardjito.
"Suhu bayi mengalami peningkatan hingga mencapai 40 derajat. Operasi kami tunda, tunggu sampai kondisinya normal," kata salah satu tim dokter, dr Rochadi SpB di RSU Dr Sardjito, Jl Kesehatan Yogyakarta, Rabu (2/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka itu sebenarnya kembar. Sedang penyebabnya adalah kelainan genetik. Seharusnya kelainan ini bisa iketahui sejak dalam kandungan ibu dengan USG," katanya.
Menurut Rohadi, bila ditemukan kasus fetus in fetu lebih baik cepat dilakukan operasi. Bila tidak, janin bayi yang tidak berkembang tumor dan mengganggu kesehatan bayi. Kasus fetus ini fetu sangat jarang terjadi di dunia. Perbandingannya 1 banding 200 ribu kelahiran bayi.
"Sudah pasti bayi yang dikandung itu mati," katanya. (bgs/djo)











































