Jelang Tuntutan Musaddeq, Pengamanan PN Jaksel Diperketat

Jelang Tuntutan Musaddeq, Pengamanan PN Jaksel Diperketat

- detikNews
Rabu, 02 Apr 2008 10:46 WIB
Jakarta - Sekitar 100 pendukung Ahmad Musaddeq seperti biasanya telah memenuhi di sejumlah sudut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta. Mereka lesehan sambil menunggu pembacaan tuntutan terdakwa kasus penodaan agama itu.

Tidak seperti minggu lalu, para pendukung ini tidak mengenakan kaos berwarna hitam yang bertuliskan Front Persatuan Nasional (FPN).

Selain pendukung Musaddeq, ratusan polisi berseragam dari Polres Jaksel dan Polda Metro berjaga-jaga. Mereka tersebar di dalam dan luar gedung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengamanan pun diperketat dan gerbang masuk tidak dibuka lebar. Polisi menunggu di gerbang masuk dan setiap pengunjung yang melewatinya harus diperiksa lebih dulu, termasuk barang bawaannya. Pemandangan ini tak seperti biasanya.

Kok tumben diperiksa? "Ya ini ada sidang Musaddeq. Takutnya ada yang bawa pentungan, ada yang bawa golok," kata salah satu polisi kepada detikcom, Rabu (2/4/2008).

Pengunjung tidak hanya harus diperiksa di gerbang. Saat memasuki pintu masuk gedung pengadilan mereka kembali menjalani pemeriksaan barang bawaan dan harus melewati pintu metal detector.

Mulai pukul 10.00 WIB, satu persatu anggota FPI yang mengenakan pakaian putih-putih berdatangan. Salah satu dari mereka mengenakan rompi bertuliskan "Pemburu nabi palsu tangkap dan bunuh".

Sementara itu pintu di ruang sidang utama terkunci. Padahal biasanya pintu di ruang ini terbuka dan kursi pengujung sudah terisi penuh. Namun kini pemandangan terlihat berbeda, ruang sidang Garuda masih kosong melompong.

Sidang yang diketuai majelis hakim Zahrul Rabain, yang juga ketua PN Jaksel, hingga pukul 10.35 WIB belum dimulai. Musaddeq juga belum terlihat di ruang tahanan. (mly/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini