"Saat itu brankas tidak bisa dibuka oleh Artalyta karena dia tidak tahu kodenya," jelas Jubir KPK Johan Budi SP saat dihubungi wartawan, Selasa (1/4/2008).
Brankas tersebut ditemukan penyidik KPK saat menggeledah rumah Artalyta. Berhubung Artalyta tidak tahu kombinasi brankas itu, akhirnya penyidik membawanya ke Kantor KPK.
"Dibawalah brankas itu ke KPK," terang Johan.
Lalu bagaimana caranya KPK membuka brankas tersebut? Dan bagaimana ceritanya Artalyta tidak tahu kode brankas di rumahnya sendiri?
Johan hanya bisa menjawab,"Jadi akhirnya bisa dibuka saja. Ternyata akhirnya tidak ada kaitannya."
"Perhiasan," katanya singkat saat ditanya soal isi brankas tersebut.
(gah/asy)











































