"Ya monggo. Nothing to lose," kata juru bicara MA Djoko Sarwoko di Gedung MA, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (1/4/2008).
Meski sudah mempersilakan, Djoko enggan dianggap kalau hakim agung tidak mampu menangani perkara pilkada. "Yang penting jangan itu dilakukan karena hakim agung tidak mampu. Kalau alasannya itu, saya tersinggung," ujar ketua muda MA bidang pengawasan ini.
Menurutnya, kalau alasan DPR memindahkan sengketa pilkada karena pilkada bagian dari pemilu, MA dapat memahaminya. "Kalau alasannya itu, it's ok," ujarnya.
Djoko juga menolak anggapan kalau pemindahan penanganan sengketa pilkada lantaran putusan MA sering dinilai kontroversial. "Ah itu kan satu dua saja. Banyak kok yang memuaskan," pungkasnya.
(ary/nvt)











































