Buntut Fitna, GPI & HTI Minta Kedubes Belanda Ditutup

Buntut Fitna, GPI & HTI Minta Kedubes Belanda Ditutup

- detikNews
Selasa, 01 Apr 2008 12:34 WIB
Jakarta - Demonstrasi dilakukan sekitar 50 orang yang tergabung dalam GPI dan HTI digelar di depan Kedubes Kerajaan Belanda. Mereka mendesak penutupan Kedubes Negeri Kincir Angin itu di Jakarta.

Dalam aksi di depan Kedubes Belanda, JL HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (1/4/2008), massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) membawa bendera dan poster yang antara lain bertuliskan 'Hukuman mati untuk penghina Islam.

Mereka juga membawa kertas bergambar Geert Wilders, anggota parlemen Belanda dari Partai Kebebasan yang membuat film Fitna. Tanda silang terlihat jelas mencoret gambar Wilders.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para demonstran mengutuk Geert Wilders dan menuntut pemerintah Belanda meminta maaf kepada umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia, serta menutup kedubesnya di Indonesia.

"Mengajak seluruh umat Islam untuk berjihad membela Dinul Islam dengan melakukan pemboikotan terhadap produk Belanda," ujar Fatah Syamsuddin dari GPI.

Massa juga menuntut pemerintah Indonesia untuk memutus hubungan diplomatik dengan Belanda.

Aksi tersebut dijaga oleh sekitar 20 polisi. Kegiatan itu juga tidak mengakibatkan kemacetan jalan. (nvt/mar)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads