Dalam aksi di depan Kedubes Belanda, JL HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (1/4/2008), massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam (GPI) dan Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) membawa bendera dan poster yang antara lain bertuliskan 'Hukuman mati untuk penghina Islam.
Mereka juga membawa kertas bergambar Geert Wilders, anggota parlemen Belanda dari Partai Kebebasan yang membuat film Fitna. Tanda silang terlihat jelas mencoret gambar Wilders.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mengajak seluruh umat Islam untuk berjihad membela Dinul Islam dengan melakukan pemboikotan terhadap produk Belanda," ujar Fatah Syamsuddin dari GPI.
Massa juga menuntut pemerintah Indonesia untuk memutus hubungan diplomatik dengan Belanda.
Aksi tersebut dijaga oleh sekitar 20 polisi. Kegiatan itu juga tidak mengakibatkan kemacetan jalan. (nvt/mar)











































