"Tidak hanya saat jam istirahat atau jam kosong pelajaran, tapi saat kegiatan belajar mengajar juga Fian suka tiba-tiba mengunci diri di kamar mandi," kata salah seorang karyawan SD Islam Dwi Matra, Iwan, di Jl MPR III Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (1/3/2008).
Iwan mengatakan, Fian akan keluar dari kamar mandi kalau dibujuk rayu pihak sekolah dengan iming-iming uang. "Dia baru mau keluar kalau dikasih uang sekitar Rp 2.000," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut salah satu karyawan Dwi Matra lainnya yang tidak mau disebutkan namanya, rencananya siang ini Fian akan segera datang ke sekolah.
Pantauan detikcom, puluhan pamflet pengumuman kehilangan Fian tertempel di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Ada 3 foto dalam panflet itu.
Setiap panflet bertuliskan "Pulanglah Fian, mama sayang kamu". Pamflet ini ditempel di tembok-tembok perumahan, warung-warung, tempat mangkal ojek dan lainnya. (ziz/nvt)











































