"Sering dia kabur. Nggak ada dimarahi juga kabur," kata ayah Fian, Ahmad Mugiarto, kepada detikcom, Senin (31/3/2008).
Kok bisa tidak dimarahi tiba-tiba kabur? "Saya juga nggak tahu," jawabnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kalau kabur, biasaya Fian lari ke rumah adik ipar Mugi di Ulujami, Jakarta Selatan. Tidak tahu bagaimana caranya Fian bisa sampai ke rumah adik ipar Mugi.
"Dulu dia pernah kabur pukul 04.00 WIB. Tiba-tiba adik istri saya sudah menelepon, Fian sudah ada di rumahnya. Nggak tahu saya dia sampai sana naik apa. Apa jalan kaki atau naik apa," ungkapnya.
Mugi menceritakan Fian mempunyai ciri-ciri berkulit sawo matang, rambut ikal, tinggi 120 cm dan berat 40 kg.
Fian kabur dari rumah pada Kamis 27 Maret 2008. Fian kabur karena ibunya menyuruh dia tidur di ruang tamu karena tidak mengerjakan PR. Fian menukarkan uang US$ 10.000 ke beberapa money changer dan membeli MP3, Playstation 3, dan HP. (ziz/nrl)











































