Dirjen Perhubungan Udara Dephub Budhi Mulyawan Suyitno mengatakan 14 stasiun darat ADSB yang dibangun tahun ini di antaranya berada di Tangkuban Perahu, Cilacap, Sitoli, Banda Aceh, Kintamani, Tarakan, Galela, dan Palu.
"Kami sih menginginkan tahun ini pun ada 11 ADSB yang bisa dibangun lagi, jadi total ada 30 dengan yang tahun lalu," ujarnya dalam workshop ADSB di Hotel Sheraton, Jl Ir H Juanda, Senin (31/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam 10 tahun terakhir ini belum pernah ada kenaikan. Padahal Australia sudah mematok US$ 25 per satu kali terbang. Ke depan setelah teknologi ADSB kita pakai, bisa menaikkan tarif satu kali terbang hingga 100 kali lipat," jelas Budhi.
Tahun ini dalam APBN, Departemen Perhubungan telah menganggarkan dana sebesar Rp 80 miliar untuk pengadaan 14 ADSB. Tahun 2007, lima ADSB sudah diujicoba di stasiun darat di daerah Kupang, Denpasar, dan Kepulauan Natuna.
Teknologi ADSB adalah teknologi baru dalam pengamatan pesawat terbang yang merupakan kombinasi global positioning system (GPS), sehingga pesawat bisa terlacak posisi, kecepatan, arah angin, dan ketinggian. Alat ini bisa dipasang di pesawat atau stasiun darat dan lebih unggul dari radar. (ern/nwk)











































