Sepasang calon independen itu adalah Sri Susaid dan Sujianto. Sri Susaid yang mencalonkan diri sebagai gubernur itu bekerja sebagai PNS di Pati, sementara pasangannya berlatar belakang pengusaha Sragen.
"Saya ingin menanyakan apakah pendaftaran calon gubernur dibuka. Kalau iya, saya ingin mendaftarkan diri secara independen," kata Sri Susaid kepada Ketua KPUD Jateng, Fitriyah, dan anggotanya, Ida Budhiati dan Ari Pradhanawati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendaftaran memang sudah dibuka. Terakhir besok. Tapi maaf kami belum bisa melayani calon independen karena belum ada aturannya," tutur Fitriyah.
Sri Susaid manggut-manggut. Lelaki yang mengaku berusia 50 tahun itu mengatakan akan datang lagi besok dengan harapan aturan mengenai calon independen sudah ada.
Puluhan jurnalis yang baru saja meliput pendaftaran kandidat dari PDIP, Bibit Waluyo dan Rustriningsih, langsung mencecar Sri Susaid dengan beragam pertanyaan.
"Kenapa saya maju, karena saya didukung masyarakat. Saya sudah mengumpulkan 1,5 juta KTP. Berkasnya ada di mobil," tandas lelaki yang mengenakan blangkon ini.
Sebelum meninggalkan KPUD mereka membentangkan poster bergambar wajah keduanya yang bertuliskan "Sahid dan Anto, Calon Independen". Di bawah kalimat "Calon Independen" terdapat tulisan mengenai program kerja. (try/djo)











































