"Agar imbas peredaran film tersebut tidak terjadi di tanah air yang akan mengganggu stabilitas keamanan di dalam negeri. Pemerintah harus tegas segera mengambil tindakan agar Indonesia tidak terkena dampak dari film yang jelas menghina Islam ini," kata Wakil Ketua Komisi I DPR Arif Mudatsir Mandan dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (31/3/2008).
Menurutnya, penyebaran film tersebut sangat kentara dengan nuansa provokasi. Umat Islam pun diminta tetap tenang dan tidak terpancing. Apalagi dengan tindakan-tindakan anarki, karena hal ini sangat penting untuk mengindari terpenuhinya tujuan mereka, yaitu menjustifikasi islam adalah agama kekerasan yang suka dengan anarkisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arif berharap seluruh kekuatan diplomasi Indonesia, baik yang berada di pemerintahan melalui Deplu maupun yang di parlemen dengan badan kerjasama antar parlemen untuk dapat mengoptimalkan diplomasinya menjelaskan tentang islam yang rohmatan lil alamin.
"Dan menepis anggapan islam adalah agama yang tidak toleran dan agama kekerasan," pungkasnya.
(irw/ary)











































